Selasa, 02 Juni 2015

PAI UMY_2013_MEDIA PEMBELAJARAN D_Kel 3

SKENARIO VIDEO
“DRAKOR DENGAN DUNIA PENDIDIKAN”
Dosen Pengampu : Muh. Samsudin, S.Ag. M.Pd.
Asisten Dosen : Nida Nasuha S.Pd.I & Ratna Sari S.Pd.I
Disusun Guna Memenuhi Nilai Uji Kompetensi 3
Mata Kuliah Media pembelajaran
Disusun Oleh:
Kelompok 3 PAI D
Anifatul Mushlikhah (20130720168)
Lya Herdia Ningtyas (20130720187)
Nur Lailah Udin (20130720188)
Febrina Chaerani (20130720206)

Kelompok 3                :
Pembuat naskah          : Febrina Chaerani
Editor                          : Anifatul Mushlikhah
Kameramen                 : 1. Febrina Chaerani
  2. Lya Herdia Ningtyas
    Pemeran                      : Anifatul Mushlikhah sebagai Ani
  Lya Herdia Ningtyas sebagai Lia
              Nur Lailah Udin sebagai Ilha
  Febrina Chaerani sebagai Febri

DRAKOR DENGAN DUNIA PENDIDIKAN ?
Perpustakaan Universitas Muhammdiyah Yogyakarta tampak sepi. Entah karena para mahasiswa sedang mengikuti mata kuliah masing-masing, atau memang mereka tengah malas untuk sekedar menjenguk buku-buku usang di rak-rak perpustakaan yang menjulang tinggi. Meskipun sepi, bukan berarti tidak ada sama sekali mahasiswa yang berkunjung. Di salah satu sudut perpustakaan tampak seorang mahasiswi tengah sibuk dengan laptop di hadapannya ditemani buku-buku yang menggunung di sampingnya.

Apa yang sedang ia lakukan ? Mengerjakan tugas ? jawabannya tidak. Lalu, praktik SPSS ? apalagi itu, tentu saja tidak. Jadi.......
Lia         : Iiiih so sweet banget ( telapak tangan kanan dan kiri saling menggenggam ). Yaah, selesai ( kecewa ). Nonton lagi ah ( mata sibuk memandang layar laptop dan jari telunjuk sibuk dengan touch pad ). Naah ini nih yang paling baru di tahun 2015, “Sensory Couple”. Selamat menonton ( berbicara pada diri sendiri ).
Sudah bisa ditebak , apa yang sedang ia lakukan pada saat itu. Lalu apa yang terjadi selanjutnya ?
Ilha                              : ( Datang dengan membawa beberapa buku ). Eh, udah selesai belum tugas jurnalnya ?
Lia                   : ( Tidak menanggapi, tersenyum ke arah laptop )
Ilha                  : ( Menutup layar laptop Lia secara tiba-tiba )
Lia                               : ( Kesal ), iiih apa-apaan sih, orang lagi nonton juga ( kembali membuka laptop )
Ilha                              : ( Membuka buku ) iya sih nonton, tapi nggak harus lupa dunia juga kali (mencibir). Udah selesai belum tugas jurnalnya ?
Lia                   : Jurnal ? jurnal yang mana ? ( bingung )
Ilha                              : Itu lho tugas Metodologi Pembelajaran, disuruh nyari jurnal bahasa Inggris tentang SEL, diterjemahin terus diresume.
Lia                   : ( Menepuk dahi ) oh iya aku lupa, untung kamu ingetin, hehe..
Ilha                  : Huuu..makanya jangan nonton film korea mulu ( sambil sibuk menulis ).
Ilha                  : ( Diam, tak peduli dengan omongan Lia )
Ani                              : ( Tiba-tiba datang dan langsung duduk di samping Ilha), kenapa sih kok rame banget ?
Ilha                  : Itu tuh si Lia nonton film korea mulu.
Ani                  : Oh masalah Drakor.
Lia & Ilha        : Drakor ? ( heran bercampur bingung )
Ani                  : Singkatannya Drama Korea ( mencoba memberi penjelasan ).
Lia & Ilha        : ( Menangguk-anggukkan kepala )
Ani                  : Sebenarnya ada gunanya juga lho nonton drakor.
Ilha                  : Masa’ ? ( tidak percaya ), buat hiburan gitu ?

Senin, 04 Mei 2015

Analisis Jurnal 2



jurnal ini dapat dilihat di website ini.
judul    : Praktek Manajemen Kewirausahaan dalam Menciptakan Sekolah Efektif

penulis : D. Ayub1 & Norasmah Othman2

Latar Belakang :
             kewirausahaan telah menjadi isu domestik dan internasional. Hoy & Miskel (2001) mengatakan bahwa dengan semangat kewirausahaan, pencapaian kinerja dari kepala sekolah dan guru dapat direalisasikan oleh kepala sekolah sebagai administrator, selain membuat tawaran dalam warna hitam dan putih pada standar kerja minimum yang ia membutuhkan.

Ananlisis Jurnal 1

 
jurnal dapat anda lihat di website ini.
 
 

Judul  :  Ciri Iklim Sekolah Berkesan: Implikasinya Terhadap Motivasi Pembelajaran

Penulis : AHMAD ZABIDI ABDUL RAZAK

Latar Belakang Masalah :
Konsep tentang sekolah berkesan di Malaysia mula diperkenalkan oleh Kementerian Pelajaran pada tahun 1995 dalam Seminar Sekolah Efektif yang telah dianjurkan oleh Institut Aminuddin Baki. Salah seorang pembentang kertas kerja di seminar tersebut ialah Peter Mortimore (1995) dari Universiti London. Beliau telah membentangkan kertas kerja yang berjudul Key Characteristics of Effective Schools. Dalam kertas kerja beliau, Mortimore menyenaraikan 11 ciri sekolah berkesan seperti berikut: (1) kepimpinan profesional, (2) perkongsian visi dan matlamat, (3) kewujudan budaya pembelajaran, (4) penumpuan terhadap pengajaran dan pembelajaran, (5) pengajaran bermatlamat, (6) pengharapan yang tinggi, (7) pengukuhan yang positif, (8) pemantauan terhadap perkembangan, (9) hak dan tanggungjawab murid, (10) permuafakatan rumah-sekolah, dan (11) organisasi dinamik.